Ojol Antar ke Kantor Lama
1 Agustus 2026 · 521 kata
Order masuk pukul 07.42.
Rizal melihat titik jemput di Maps: depan Circle K Jalan Imam Bonjol, Karawaci. Titik tujuan: Jalan Industri Raya V, kawasan Cikupa-Karawaci.
Dia terima.
Penumpang naik dua menit kemudian. Perempuan, sekitar 28 tahun, tas ransel hitam, seragam putih abu yang masih terlipat rapi. Pegawai baru atau masuk siang, tebak Rizal.
“Pak, ke Sumber Makmur Logistik ya.”
Rizal tidak langsung menjawab. Dia mengangguk, menaikkan standar, lalu jalan.
PT Sumber Makmur Logistik. Tujuh tahun dia masuk ke sana setiap pagi. Divisi gudang, shift pertama, mulai pukul delapan. Dia hafal bau oli garpu angkat di loading dock. Hafal kipas angin di ruang makan yang berputar miring karena as-nya bengkok tapi tidak pernah diganti. Hafal nama satpam pagi — Pak Basuki, pensiunan Polri, sering minta rokok Dji Sam Soe di akhir shift.
Dua tahun lalu perusahaan potong headcount. Rizal termasuk yang dapat surat. Pesangon empat bulan, cukup untuk bayar cicilan motor — motor yang sekarang dia pakai kerja.
Mereka masuk ke Jalan Industri Raya V. Rizal tahu kapan harus belok kanan sebelum Maps bilang. Dia tahu di mana polisi tidur pertama — tinggi, tidak ada rambu, selalu bikin jok motor mental. Dia perlambat tepat sebelumnya.
Penumpang di belakang tidak sadar.
Gerbang PT Sumber Makmur muncul di kiri. Pagar besi hijau yang catnya sudah sedikit mengelupas di sudut bawah. Pos satpam kecil dengan televisi 21 inci — dua tahun lalu masih muter siaran SCTV pagi.
Rizal berhenti di depan pos. Satpam yang keluar bukan Pak Basuki.
“Antar penumpang,” kata Rizal.
Satpam mengangguk, membuka palang.
Penumpang turun. “Makasih, Pak.”
“Sama-sama.”
Perempuan itu berjalan cepat ke arah pintu karyawan. Rizal memperhatikan sebentar. Pintu itu masih yang lama. Pegangan besinya, cara dia harus ditarik agak ke atas dulu sebelum bisa dibuka — Rizal ingat itu.
Rizal memutar motor keluar. Palang turun lagi di belakangnya.
Di jalan, dia buka Maps, tunggu order berikutnya.
Tidak ada yang dia rasakan secara khusus. Atau mungkin ada, tapi tidak cukup besar untuk diberi nama.
Order masuk. Jemput di SPBU Karawaci arah Tangerang Kota. Tujuan: Pasar Anyar.
Rizal terima, lalu jalan.