← Kembali

Komedi · Serpong · 3 menit

Influencer Nyasar, Warung Padang Viral

Keira membuka Google Maps pukul sebelas siang di parkiran ITC BSD. Dia cari Kafe Awan Baru — tempat yang katanya aesthetic, langit-langit kayu, filter golden hour alami, cocok buat konten mingguan. Dia sudah siapkan outfit: outer krem linen, tas anyaman, sepatu putih bersih.

Tapi pin di Maps menunjuk gang sempit di belakang Pasar Modern BSD. Keira mengerutkan dahi. Tetap dia jalani.

Gang itu sempit. Keira jalan pelan-pelan supaya sepatu putihnya tidak kena got. Kamera depan HP sudah standby. Di ujung gang: Warung Nasi Padang Pak Edi — Sejak 1998.

Tidak ada langit-langit kayu. Tidak ada filter golden hour. Ada kipas angin baling-baling, meja plastik merah, dan etalase kaca penuh lauk dengan wadah aluminium yang mengembun.

Pak Edi, bapak-bapak 60-an dengan celemek abu-abu, menatap Keira dari balik etalase. “Makan, Neng?”

Keira hendak bilang salah tempat — tapi perutnya bunyi. Dia belum sarapan sejak tadi pagi demi menjaga lighting konten siang.

“Iya, Pak. Rendang ada?”

“Ada. Gulai tunjang mau?”

“Mau.”

Keira duduk di meja pojok. Dia taruh tasnya di kursi sebelah. Nasi datang dalam piring aluminium — nasi putih pulen, rendang hitam pekat, gulai tunjang dengan kuah kuning tebal, perkedel satu biji. Sambal hijau di mangkok kecil.

Tanpa pikir panjang, Keira buka kamera belakang. Dia rekam lima detik: piring aluminium, uap tipis dari kuah gulai, cahaya siang yang masuk dari pintu warung tanpa plafon tinggi. Lalu dia makan.

Rendangnya tidak manis. Bumbunya masuk sampai ke serat daging. Gulai tunjangnya kental, sedikit lemak, ada tulang muda yang bisa dikunyah. Keira makan habis semua — termasuk sambal yang biasanya dia skip karena takut jerawat.

Dia lupa kamera sudah jalan.

Video lima detik itu dia upload ke Reels waktu bayar — dua puluh tujuh ribu untuk dua lauk. Caption asal: salah maps, bener banget. Lalu dia balik ke parkiran, sepatu putihnya dapat satu noda kecil di ujung.

Malam itu notifikasi tidak berhenti. Video itu kena 2,3 juta views dalam delapan jam. Komentar teratas: ini warung Pak Edi di belakang Pasar Modern BSD bukan? Gue langganan 10 tahun. Ribuan orang tag temannya. Beberapa akun kuliner besar re-share.

Keira buka DM. Ada pesan dari Pak Edi — nomor yang dia dapat dari stiker di meja.

Neng, tadi yang foto-foto ya? Besok kalau mau makan lagi, gulai kepala kakap ada.

Keira mengetik balas. Lalu menghapus. Lalu mengetik lagi.

Besok jam 11 ya Pak. Saya datang.

Kafe Awan Baru akhirnya dia kunjungi minggu depannya. Kontennya dapat 4.000 likes.


— Serpong, 10 Agustus 2026

Ditulis oleh Bagus Pramudita

← Semua cerpen Genre Komedi →